Makalah Pengembangan Fisik Motorik Anak Usia Dini by Aprima Nindi


Makalah
Tujuan, Fungsi, Kapan dan Dimana Perkembangan Fisik Motorik Anak
Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah
Pengembangan Fisik Motorik Anak Usia Dini

Dosen Pengampu : Fatmawati Alim, M.Or.







Oleh :
APRIMA NINDI
1486207001



PENDIDIKAN GURU ANAK USIA DINI
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
PAHLAWAN TUANKU TAMBUSAI
BANGKINANG
2015






BAB I
PENDAHULUAN
A.            Latar Belakang
          Perkembangan fisik motorik anak berperan sangat penting khususnya dalam lingkup pendidikan anak usia dini. Pada masa ini, anak mengalami tumbuh kembang yang luar biasa, baik dari segi fisikmotorik, emosi, kognitif maupun psikososial. Selain itu ditambah pula dengan kesenangannya dalam bereksplorasi dan seperti tak mengenal rasa takut, maka segala gerakan yang diajarkan pada anak akan dianggap sebagai satu permainan yang menyenangkan. Perkembangan anak berlangsung dalam proses yang holistik atau menyeluruh. Karena itu pemberian stimulasinya pun perlu berlangsung dalam kegiatan yang holistik. Mengamati perkembangan fisik-motorik seorang anak adalah hal yang sangat menarik. Mulai dari saat bayi yang tampak tidak berbahaya, begitu kecil dan hanya bisa terlentang dan menangis,kemudian ia mulai tumbuh dan berkembang. Tubuhnya semakin besar, ia mulai dapat miring,tengkurap, duduk dan merangkak. Bayi itu kemudian berubah menjadi anak kecil yang lucu yangdapat berdiri, berjalan, bahkan akhirnya ia dapat melompat dan berlari. Tampak bahwa perkembangan tubuh dan keterampilan geraknya meningkat dengan cepat sesuai dengan perkembangan usia. Menurut Zulkifli (2001) - perkembangan motoris: gerakan-gerakan tubuh yang dimotori dengan kerjasama antara otot, otak dan saraf. Ciri-ciri gerakan motoris:gerak dilakukan dengan tidak sengaja, tidak ditujukan untuk maksud-maksud tertentu. Gerak yang dilakukan tidak sesuaiuntuk mengangkat benda dan gerak serta. Menurut Werner, Perkembangan menunjukkan pada perubahan yang bersifat tetapdan tidak dapat diputar kembali.Di dalam suatu perkembangan, keadaan fisik motorik seorang anak memang sangat menjadi perhatian dan menjadi suatu pembahasan, sebab proses tumbuh kembang anak akan mempengaruhi kehidupan mereka pada masa mendatang. Dalam kaitannya dengan kecerdasan motorik anak, tentu saja dipengaruhi oleh aspek perkembangan yang lainnya, terutama berkaitan dengan fisik dan intelektual anak. Demikian pun dalam kaitan dengan kecerdasan motorik anak,tentu saja dipengaruhi oleh aspek perkembangan yang lainnya, terutama dengan kaitan fisik dan intelektual anak. Selain perkembangan fisik yang dapat dilihat dengan mudah, perkembangan psikologis juga merupakan faktor yang sangat penting untuk dipantau. Diusia-usia tertentu, balita memiliki potensi perkembangan psikologis yang harus dicapainya sebagai indikator bahwa perkembangan balita tersebut berlangsung secara optimal. Adapun hal-hal yang perlu dipantau pada perkembangan psikologis pada balita meliputi perkembangan psikomotor, motorik halus, kognitif, bahasa, dan perkembangan sosial anak. Perkembangan-perkembangan psikologis anak ini dapat dilihat dengan mengamati perilaku dan kemampuan yang telah dicapai anak pada usianya.
Perkembangan psikomotor dapat dilakukan dengan mengamati kemampuan yang dimiliki anak pada usia tertentu, seperti misalnya anak sudah bisa berjalan pada usia 8 bulan, mulai berlari pada usia2 tahun, dapat melakukan gerakan-gerakan keseimbangan seperti misalnya berjalan dengan berjinjit ataupun melempar barang untuk menjaga keseimbangan tubuhnya, serta kemampuan anakmemberikan perhatian pada suatu kegiatan. Perkembangan motorik halus diamati dengan melihatkemampuan tangan anak melakukan pekerjaan spesifik seperti misalnya menulis, menggambar,mengikat tali sepatu, menggengam sesuatu dengan ibu jari dan telunjuk, serta kemampuan anak untuk makan sendiri. Sedangkan perkembangan kognitif dapat dikenali dengan menghitung seberapa banyak kosakata yang dimiliki anak pada usianya. Idealnya, balita sudah dapat memiliki setidaknya 50 kata padausia dua tahun, dan kosata kata tersebut berkembang hingga mencapai 1000 kosa kata pada usia lima tahun. Perkembangan tata bahasa dilihat dengan kemampuan anak mengucapkan 3 kata dalam 1kalimat pada usia 3 tahun.
B.            Rumusan Masalah
a.              Bagaimanakah pandangan perkembangan fisik-motorik anak menurut para ahli?
b.             Apa tujuan perkembangan fisik motorik pada anak?
c.              Apa fungsi program pengembangan fisik motorik anak?
d.             Kapan dan dimana perkembangan fisik motorik itu ?
C.      Tujuan dan Manfaat
          1.       Tujuan
-                 Untuk mengetahui perkembangan fisik-motorik anak menurut para ahli
-                 Untuk mengetahui tujuan perkembangan fisik motorik pada anak
-                 Untuk mengetahui fungsi program pengembangan fisik motorik anak
-                 Untuk mengetahui Kapan dan dimana perkembangan fisik motorik     
2.             Manfaat
-                 Sebagai sumber bacaan dan tambahan bagi semua pihak yang ingin mengetahui perkembangan fisik-motorik anak.
-                 Sebagai bahan perbandingan dengan makalah lain yang mengangkat masalah yang sama.




BAB II
PEMBAHASAN
A.      Pandangan Perkembangan Fisik Motorik Anak Menurut Para Ahli
Perkembangan fisik motorik diartikan sebagai perkembangan dari unsur kematangandan pengendalian gerak tubuh. Karena keterampilan motorik halus membutuhkan kemampuan  yang lebih sulit misalnya konsentrasi, kontrol, kehati-hatian, dan koordinasi otot tubuh yang satu dengan yang lain. Perkembangan fisik adalah pertumbuhan dan perubahan yang terjadi pada tubuh/badan jasmani seseorang. Perkembangan fisik merupakan hal yang bersifat tampak dan dapat mudah dilihat dengan kasat mata. Perkembangan fisik meliputi bertambahnya berat badan, tinggi badan,tumbuhnya gigi pada anak dll. Perkembangan motorik adalah proses tumbuh kembang kemampuan gerak seorang anak. Pada dasarnya, perkembangan ini berkembang sejalan dengan kematangan saraf dan otot anak.Sehingga, setiap gerakan sesederhana apapun, adalah merupakan hasil pola interaksi yang kompleks dari berbagai bagian dan sistem dalam tubuh yang dikontrol oleh otak. Perkembangan kemampuan motorik merupakan perkembangan pengendalian gerakan jasmani yang terkoordinasi antar pusat syaraf, urat syaraf dan otot. Perkembangan motorik meliputi motorik kasar dan motorik halus.
Motorik kasar adalah gerakan tubuh yang menggunakan otot-otot besar atau sebagian besar atau seluruh anggota tubuh yang dipengaruhi oleh kematangan anak itu sendiri. Contohnya kemampuan duduk, menendang, berlari, naik-turun tangga dan sebagainya.
Sedangkan motorik halus adalah gerakan yang menggunakan otot-otot halus atau sebagian anggota tubuh tertentu, yang dipengaruhi oleh kesempatan untuk belajar dan berlatih. Misalnya, kemampuan memindahkan benda dari tangan, mencoret-coret, menyusun balok, menggunting, menulis dan sebagainya. Kedua kemampuan tersebut sangat penting agar anak bisa berkembang dengan optimal.




 
Berikut tahapan-tahapan perkembangannya:

Usia 1-2 tahun
Motorik Kasar
Motorik Halus
•merangkak
• berdiri dan berjalan beberapa langkah
•berjalan cepat
• cepat-cepat duduk agar tidak jatuh
• merangkak di tangga
• berdiri di kursi tanpa pegangan
• menarik dan mendorong benda-benda berat
• melempar bola
• mengambil benda kecil dengan ibu jari atau telunjuk
• membuka 2-3 halaman buku secara bersamaan
• menyusun menara dari balok
• memindahkan air dari gelas ke gelas lain
• belajar memakai kaus kaki sendiri
• menyalakan TV dan bermain remote
• belajar mengupas pisang

Usia 2-3 tahun
Motorik Kasar
Motorik Halus
• melompat-lompat
• berjalan mundur dan jinjit
• menendang bola
• memanjat meja atau tempat tidur
• naik tangga dan lompat di anak tangga terakhir
• berdiri dengan 1 kaki
• mencoret-coret dengan 1 tangan
• menggambar garis tak beraturan
• memegang pensil
• belajar menggunting
• mengancingkan baju
• memakai baju sendiri

Usia 3-4 tahun
Motorik Kasar
Motorik Halus
• melompat dengan 1 kaki
• berjalan menyusuri papan
• menangkap bola besar
• mengendarai sepeda
• berdiri dengan 1 kaki
• menggambar manusia
• mencuci tangan sendiri
• membentuk benda dari plastisin
• membuat garis lurus dan lingkaran cukup rapi



Usia 4-5 tahun
Motorik Kasar
Motorik Halus
• menuruni tangga dengan cepat
• seimbang saat berjalan mundur
• melompati rintangan
• melempar dan menangkap bola
• melambungkan bola
• menggunting dengan cukup baik
• melipat amplop
• membawa gelas tanpa menumpahkan isinya
• memasikkan benang ke lubang be


 Berikut beberapa Pandangan Perkembangan Fisik Motorik Anak Menurut Para Ahli :

1.     Menurut Hurlock (1998) - perkembangan motorik adalah perkembangan pengendalian gerak jasmaniah melalui kegiatan pusat syaraf, urat syaraf dan otot yang terkoordinasi. Pengendalian berasal dari perkembangan refleksi dan kegiatan massa yang ada pada waktu lahir. Perkembangan keterampilan motorik merupakan faktor yang sangat penting bagi perkembangan kepribadian anak secara keseluruhan. 
2.      Menurut Syamsyudin, Motorik kasar adalah aktivitas dengan menggunakan otot-otot besar yang meliputi gerak dasar lokomotor,nonlokomotor.
3.      Menurut Rini Handayani, anak usia 4-6 tahun yang melalui masa preschool memiliki banyak keuntungan dalam hal fisik motorik bila dilakukan lewat permainan-permainan.
4.      Tinning (ulfiani:2003) menyatakan : “With any education innovation there is a good deal of modification of the original ideas as it is implemented at the individual school and classroom level. The original notion of daily physical education as outlined by the south Australian materials has been modified in many ways”. Maksudnya dengan pesatnya inovasi pendidikan dewasa ini, sangat memungkinkan kalangan praktisi pendidikan, khususnya pendidikan jasmani untuk melakukan modifikasi. Modifikasi tersebut timbul berdasarkan tuntutan pengembangan untuk memecahkan beberapa masalah yang dijumpai di lapangan seperti kejenuhan anak, kurang tereksploitasinya kemampuan gerak anak, dan karakteristik anak usia dini yang berbeda dengan anak dewasa. Modifikasi tersebut dapat berupa perubahan luas lapangan, alat yang digunakan, peraturan yang digunakan, dan lain-lain.

B.     Tujuan perkembangan fisik motorik pada anak
Tujuan dari pengembangan motorik yaitu melakukan aktivitas fisik secara terkoordinasi dalam rangka kelenturan dan persiapan untuk menulis, keseimbangan, kelincahan dan melatih keberanian. Dan untuk mengekspresikan diri dan berkreasi dengan berbagai gagasan dan imajinasi dengan menggunakan berbagai media menjadi suatu karya seni.
Setiap perkembangan fisik motorik pada anak mempunyai karakterisitik yang berbeda-beda, sesuai dengan usia dan tahapan perkembangannya. Semakin bertambah usia anak maka keterampilan motoriknya pun semakin meningkat. Pada dasarnya anak suka sekali belajar, asalkan pembelajaran dilakukan dengan cara bermain yang menyenangkan.
Tujuan perkembangan fisik motorik pada anak usia dini, meliputi pengembangan keterampilan motorik kasar dan motorik halus.
Pengembangan keterampilan motorik kasar:       
1)      Mampu meningkatkan keterampilan gerak.
2)      Mampu memelihara dan meningkatkan kebugaran jasmani
3)      Mampu menanamkan sikap percaya diri
4)      Mau bekerja sama
5)      Mampu berperilaku disiplin, jujur, dan sportif
Pengembangan keterampilan motorok halus
1)      Mampu memfungsikan otot-otot kecil seperti gerakan jari tangan.
2)      Mampu mengkoordinasikan kecepatan tangan dengan mata.
3)      Mampu mengendalikan emosi
C.      Fungsi program pengembangan fisik motorik anak
Fungsi program pengembangan motorik anak usia dini, pengembangannya adalah sebagai berikut;
Fungsi  model program pengembangan keterampilan motorik kasar.
1)       Sebagai alat pemacu pertumbuhan dan perkembangan jasmasi, rohani, dan kesehatan untuk anak usia dini.
2)       Sebagai alat untuk membentuk, membangun dan memperkuat tubuh anak usia dini.
3)       Sebagai alat melatih keterampilan dan ketangkasan gerak juga daya pikir anak usia dini.
4)       Sebagai alat untuk meningkatkan perkembangan emosional.
5)       Sebagai alat untuk meningkatkan perkembangan sosial.
6)       Sebagai alat untuk menumbuhkan perasaan senang dan memahami manfaat kesehatan pribadi.
Fungsi model program pengembangan keterampilan motorik halus.
1)       Sebagai alat untuk mengembangkan keterampilan gerak kedua tangan
2)       Sebagai alat untuk mengambangkan koordinasi kecepatan tangan dengan gerakan mata.
3)       Sebagai alat untuk melatih penguasaan emosi.
D.      Kapan dan dimana perkembangan fisik motorik
Perkembangan motorik adalah proses tumbuh kembang kemampuan gerak seorang anak. Pada dasarnya, perkembangan ini berkembang sejalan dengan kematangan saraf dan otot anak. Sehingga, setiap gerakan sesederhana apapun, adalah merupakan hasil pola interaksi yang kompleks dari berbagai bagian dan system dalam tubuh yang dikontrol oleh otak. Dan patut diingat, perkembangan setiap anak tidak bisa sama, tergantung proses kematangan masing-masing anak.
Perkembangan fisik motorik pada anak dapat ditandai dari pertumbuhan fisiknya yang meliputi peningkatan berat badan, tinggi badan, lingkar kepala dan tonus otot. Pertumbuhan fisik anak perlu dicermati. Sebab, kurang optimalnya pertumbuhan fisik dapat menjadi pertanda ada sesuatu pada diri anak. Pada usia 3-6 tahun, seorang anak tumbuh dengan cepat, namun tidak secepat masa sebelumnya. Pada usia 3 tahun, tubuh, tangan dan kaki si anak akan tumbuh semakin panjang. Kepala masih relatif besar, akan tetapi bagian tubuh lainnya terus berusaha menyusul seiring dengan semakin miripnya bagian anggota tubuhnya dengan tubuh orang dewasa.
Umumnya tubuh anak laki-laki lebih tinggi dan lebih berat serta memiliki banyak otot pada setiap kilogram berat tubuhnya. Sedangkan anak perempuan memiliki jaringan lemak lebih banyak. Baik anak laki-laki maupun perempuan biasanya tumbuh sekitar 5-7,5 sentimeter per tahun sepanjang usia balita dan mendapatkan 2-3 kg per tahun. Berat dan tinggi anak laki-laki akan tetap seperti itu sampai pertumbuhannya menyentuh masa pubertas. Anak yang terampil dan menguasai gerakan motoriknya, umumnya memiliki fisik yang sehat lantaran banyak bergerak. Keterampilan motorik tersebut tentunya memengaruhi kemandirian dan rasa percaya diri anak dalam mengerjakan sesuatu, karena ia sadar akan kemampuan fisiknya. Pada usia balita ini terjadi kemajuan yang besar dalam keterampilan motorik kasar, seperti berlari, melompat yang melibatkan penggunaan otot besar.
Hal ini didukung dengan perkembangan daerah sensoris dan motor pada korteks yang memunginkan koordinasi yang lebih baik antara apa yang diinginkan oleh anak dan apa yang dapat dilakukannya. Tulang dan otot mereka semakin besar sehingga memungkinkan mereka untuk berlari, melompat dan memanjat lebih cepat, lebih jauh dan lebih baik. Seiring dengan pengembangan kedua keterampilan tersebut, anak balita terus menggabungkan berbagai kemampuan yang telah mereka miliki dengan yang baru mereka dapatkan, untuk menghasilkan kemampuan yang lebih kompleks.

BAB III
PENUTUP
A.           Kesimpulan
Perkembangan fisik mencakup perkembangan motorik kasar (otot besar) dan motorik halus (otot kecil). Yang dimaksud motorik adalah semua gerakan yang mungkin didapatkan oleh seluruh tubuh. Gerakan motorik kasar adalah kemampuan yang membutuhkan koordinasi sebagian besar bagian tubuh anak, yang lebih menggunakan otot-otot besar.
 Tujuan dari pengembangan motorik yaitu melakukan aktivitas fisik secara terkoordinasi dalam rangka kelenturan dan persiapan untuk menulis, keseimbangan, kelincahan dan melatih keberanian. Dan untuk mengekspresikan diri dan berkreasi dengan berbagai gagasan dan imajinasi dengan menggunakan berbagai media menjadi suatu karya seni.
  Setiap perkembangan fisik motorik pada anak mempunyai karakterisitik yang berbeda-beda, sesuai dengan usia dan tahapan perkembangannya. Semakin bertambah usia anak maka keterampilan motoriknya pun semakin meningkat. Pada dasarnya anak suka sekali belajar, asalkan pembelajaran dilakukan dengan cara bermain yang menyenangkan.

B.            Saran
Demikianlah makalah yang kami buat semoga bermanfaat bagi pembaca apabila ada saran yang ingin disampaikan, silahkan sampaikan kepada kami apabila terdapat kesalahan mohon dimaafkan dan memakluminya, karena kami masih dalam proses belajar.













 



 

4 Comentários:

Anonim mengatakan...

izin copy.. trima kasih..

Unknown mengatakan...

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

Anonim mengatakan...

Slots.lv Casino - Bonus, Free Play and More
Play your favourite slots.lv casino games 심바 먹튀 today. We have a huge collection of 바카라 사이트 추천 casino slots available 스포츠 벳 and we 벳 센세이션 highly 포커 배열 키보드 suggest you try our free demo version for

napuakading mengatakan...

Gambling 101 | Casinos, Games, & More - MapyRO
Play your 광양 출장샵 favorite casino games at 경상남도 출장샵 MapyRO. Get your favorite games, 의왕 출장마사지 pay tables, bonuses, 구리 출장샵 features 광주 출장마사지 and more.

Posting Komentar

/
 
© 2009 | Mendidik Anak Usia Dini | Por *Templates para VOCÊ*